you're reading...
Pemilu

Karakteristik Pemilu 2009

Indonesia akan memasuki ajang pesta demokrasi lima tahunan atau yang lebih dikenal dengan Pemilu. Pemilu Legislatif 2009 kali ini akan dilaksanakan pada 9 April 2009 yang diikuti oleh 34 partai politik. Di pemilu yang multi partai ini rakyat akan semakin dipusingkan dengan terlalu banyaknya parpol dan juga calegnya. Disepanjang jalan kita temui fofo-foto caleg yang malah membuat kacau pemandangan. Peta kekuatan politik di Pemilu 2009 ini tidak jauh berbeda dengan Pemilu multi partai di tahun 1950-an ada partai yang memiliki tipologi sosialis, nasionalis, agama. Dari beberapa tipologi tersebut masih dipecah ke lebih yang spesifik lagi semisal nasionalis ada yang nasionalis kerakyatan dan ada juga yang nasionalis borjuis. Semua parpol berlomba-lomba menarik simpati rakyat yang tentu saja memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Parpol nasionalis banyak yang mencoba merangkul kaum agama dengan menawarkan program yang bertemakan agama begitu juga sebaliknya parpol agama mencoba menarik simpati rakyat dengan menggemborkan bahwa mereka parpol untuk semua umat, tidak hanya untuk satu agama tertentu.

Pada Pemilu 2009, menurut hasil penelusuran Litbang Kompas profil pendidikan caleg mengalami peningkatan kualitas. Delapan dari tiap 10 caleg tercatat berpendidikan sarjana, mulai dari yang strata satu hingga yang menyandang gelar doktor. Jumlah sarjana tercatat hampir 5.000 orang, pascasarjana sebanyak 1.599 orang, dan doktor 281 orang. Selain tingkat pendidikan, Pemilu 2009 kali ini akan diwarnai wajah-wajah caleg yang relatif muda. Para caleg muda tidak mau kalah dengan para senior-seniornya, mereka mengusung program perubahan yang memang sangat dinanti oleh rakyat. Harapan kita dengan adanya caleg muda nantinya akan merubah iklim parlemen kita yang sudah carut-marut karena kelakuan para anggotanya. Jangan sampai caleg muda yang masih memiliki idealisme yang cukup tinggi malah terkontaminasi dengan racun kotor dari senior-senior mereka di parlemen.
Pada Pemilu 2009 ini penentuan caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak, dengan cara ini dapat mengubah tatanan parpol maupun politisinya. Dengan cara ini pula para caleg harus bekerja keras untuk menjaring suara pemilihnya karena walaupun berada di urutan no.1 mereka belum tentu terpilih, semua ditentukan berdasarkan suara terbanyak. Jangan lupa untuk Pemilu 2009 kali ini dengan cara “dicentang” atau “dicontreng”.

Diskusi

One thought on “Karakteristik Pemilu 2009

  1. Selain itu, pastinya makin banyak kertas2 terbuang percuma di jalanan yak..
    http://engeldvh.wordpress.com

    Posted by engeldvh | 17 Februari 2009, 13:32

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistika Pengunjung

  • 133,412 Tamu
free counters
Online Users
IP


My blog is worth $564.54.
How much is your blog worth?

Masukkan alamat email Anda untuk mendapat update blog ini melalui email

Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya

Follow nherdiyanto's WebBlog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: