you're reading...
Pemerintah

Buku Putih ” Upaya Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Krisis”

Kasus Bank Century telah menimbulkan polemik di tengah masyarakat. DPR pun tidak tinggal diam dan akhirnya membentuk Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century untuk mengusut kasus ini. Seiring berjalannya waktu, polemik Bank Century semakin tidak terarah. Setiap hari isu yang muncul atau dimunculkan selalu berganti, tanpa dilakukan klarifikasi yang memadai oleh yang layak memberikan penjelasan. Klarifikasi atas sesuatu hal dirasa menjadi sangat mahal di masyarakat. Keadaan semakin kontra produktif. Pada akhir tahun 2009 isu dan rumor yang simpang siur semakin bermunculan di masyarakat. Bila dibiarkan, ini tentu akan memicu sentimen negatif para pelaku pasar.  Bukan itu saja, kondisi ini juga akan jadi tekanan berat bagi Bank Century (saat ini menjadi Bank Mutiara) yang sedang bekerja keras untuk memperbaiki diri.
Ibarat menempuh perjalanan berliku, seorang sopir perlu melihat rambu- rambu jalan agar tidak salah arah dan tersesat. Demikian juga dengan polemik Bank Century. Perlu sebuah pedoman ringkas namun lengkap sebagai acuan bagi masyarakat di belantara informasi yang ada, agar masyarakat tidak salah duga dan salah arah menyikapi hal ini. Sehingga, kelak informasi di masyarakat yang bernuansa fitnah, hujatan, dan tuduhan yang menyakitkan dan tidak berdasar dapat dihindari.

Tim Asistensi Sosialisasi Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan Departemen Keuangan menerbitkan Buku Putih ” Upaya Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Krisis. Buku putih menjelaskan banyak hal. Dari latar belakang perekonomian global dan nasional pada masa itu, hingga peran dan fungsi Bank Indonesia (BI), KSSK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam keputusan penanganan  Bank Century.

Buku putih ini terdiri dari 10 bab, yaitu :
Bab I : Bank Century, Sebuah Polemik di balik Pemulihan Krisis Ekonomi
Bab II : Antisipasi Krisis Global Terhadap Sistem Keuangan Nasional
Bab III : Respon Pemerintah Indonesia dalam Menghadapi Ancaman Krisis 2008
Bab IV : BI, KSSK, dan LPS : Berbagi Peran Dalam Antisipasi Krisis
Bab V : Kronologis Menuju Pengambilan Keputusan KSSK
Bab VI : Dasar Pertimbangan KSSK Dalam Pengambilan Keputusan Bank Century
Bab VII : Biaya Untuk Century
Bab VIII : Akuntabilitas dan Pelaporan
Bab IX : Tanya Jawab
Bab X : Penutup

Di dalam buku ini juga terdapat bab tanya jawab yang pertanyaannya diambil dari kutipan-kutipan liputan di media massa. Buku ini berharap agar kita dapat menyikapi berbagai isu, rumor, dan prasangka seputar permasalahan Bank Century secara objektif untuk mendudukkan persoalan dan tantangan/dilema pembuatan kebijakan secara konstruktif serta menjadikannya sebagai pelajaran berharga guna mengantisipasi, mencegah, dan menangani setiap persoalan-persoalan perekonomian di masa yang akan datang, terutama pada masa-masa yang sangat sulit.  Semoga dengan penjelasan ini kita dapat memahami permasalahan seputar penetapan Bank Century sebagai Bank Gagal yang ditengarai berdampak sistemik secara utuh, jelas, dan obyektif dan arti penting penanganannya dalam menjaga stabilitas perekonomian Indonesia yang telah dapat mencegah krisis ekonomi nasional di penghujung tahun 2008. Untuk lebih lanjut dapat mengunduh buku ini di tautan berikut :

Buku Putih ” Upaya Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Krisis”

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistika Pengunjung

  • 133,412 Tamu
free counters
Online Users
IP


My blog is worth $564.54.
How much is your blog worth?

Masukkan alamat email Anda untuk mendapat update blog ini melalui email

Bergabunglah dengan 6 pengikut lainnya

Follow nherdiyanto's WebBlog on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: